Trending

Tagih Rp60 Triliun Pajak Mandek, Anis Byarwati: Bisa Tutupi 20% Defisit APBN Tanpa Utang Baru

Redaksi
Redaksi25 September 2025 pukul 22.12 WIBDiperbarui 25 September 2025 pukul 22.12 WIB
2 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati, menilai langkah Menteri Keuangan Purbaya dalam mengejar tunggakan pajak sebesar Rp60 triliun dari 200 wajib pajak besar sebagai kebijakan penting dan signifikan bagi kesehatan fiskal negara.

Menurutnya, penagihan Rp60 triliun tersebut akan memberi dampak langsung terhadap pengelolaan defisit APBN tanpa perlu menambah utang baru.

“Rp60 triliun itu jumlah yang sangat besar. Kalau berhasil ditarik, bisa menutupi 15–20% dari defisit APBN per Agustus 2025 yang mencapai Rp321,6 triliun. Artinya, negara tidak perlu menerbitkan surat utang baru. Ini langkah yang sangat membantu menjaga kesehatan fiskal, sekaligus memberi ruang bagi pemerintah untuk membiayai program-program esensial,” ujar Anis dalam wawancara dengan Trijaya FM, Rabu (24/09) .

Anis juga menegaskan, keberhasilan penagihan pajak ini akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memberikan rasa keadilan bagi wajib pajak yang selama ini taat.

“Kalau penunggak pajak besar bisa dieksekusi, akan ada efek jera dan rasa keadilan. Yang selama ini taat akan merasa dihargai, sementara yang tidak patuh akan mendapat sanksi tegas,” tambahnya .

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar bukan sekadar menagih Rp60 triliun, tetapi melakukan perbaikan sistem perpajakan secara menyeluruh.

“Langkah berani ini harus diiringi dengan reformasi fundamental dalam sistem perpajakan. Kalau tidak, masalah tunggakan pajak bisa terus berulang. Digitalisasi seperti Coretax harus benar-benar memudahkan masyarakat, bukan justru menyulitkan,” tegas Anis.

Selain itu, ia mengingatkan pemerintah agar tetap menjaga iklim usaha agar tidak terganggu oleh proses penegakan hukum pajak.

“Panduan yang jelas sangat penting. Jangan sampai penagihan ini justru menimbulkan kekhawatiran di kalangan dunia usaha. Ketegasan hukum memang sinyal positif bagi investor, tapi tetap harus diimbangi agar iklim usaha tidak terganggu,” ujarnya .

Anis menutup pernyataannya dengan dorongan agar literasi perpajakan terus ditingkatkan, sehingga masyarakat memahami kewajiban pajak tanpa merasa terbebani.

“Pajak jangan sampai terasa seperti ‘memeras’. Kita perlu membangun kesadaran bahwa pajak adalah kontribusi bersama untuk bangsa. Semakin sehat iklim usaha, semakin besar penerimaan negara tanpa harus menambah utang,” pungkasnya (Red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Palembang – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan di Palembang, Sumatera Selatan, melalui perluasan akses layanan XL Center yang semakin dekat dengan masyarakat. XLSMART meresmikan XL Center H Bastari pada 14 Oktober 2026, menandai kehadiran XL Center ke-121 secara nasional sekaligus melengkapi titik layanan XLSMART di Palembang. Upaya […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Penjualan susu formula di LazMall, kanal official store di Lazada Indonesia, meningkat hingga 30 kali lipat selama program Lazada 9.9 Super Brands Sale dibandingkan hari biasa. Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya pemanfaatan platform e-commerce untuk memenuhi kebutuhan susu formula sekaligus mendorong pentingnya akses terhadap produk yang terjamin keasliannya. Untuk memperkuat kepercayaan konsumen, Lazada […]

RedaksiRedaksi

​Mediakawasan.id, Tangerang Selatan — Publik dihebohkan dengan insiden penembakan tragis yang melibatkan sesama anggota kepolisian di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10). Peristiwa berdarah di fasilitas penegak hukum tersebut merenggut nyawa seorang anggota Ditpolairud, Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai (LVVL), akibat tembakan dari rekan sesama […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Sumatera — Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan lahan warga, tetapi juga pada ternak yang menjadi sumber penghidupan keluarga peternak. Karena itu, kesehatan ternak perlu mendapat perhatian dalam proses pemulihan pascabencana. Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mengalokasikan bantuan obat hewan untuk tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, […]