Trending

Polisi Tembak Polisi di Markas Polairud: LBH Keadilan Desak Audit Menyeluruh Senjata dan Psikologi Personel

Redaksi
Redaksi21 Oktober 2026 pukul 18.45 WIBDiperbarui 21 Oktober 2026 pukul 18.45 WIB
2 menit baca
Iklan

​Mediakawasan.id, Tangerang Selatan — Publik dihebohkan dengan insiden penembakan tragis yang melibatkan sesama anggota kepolisian di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10). Peristiwa berdarah di fasilitas penegak hukum tersebut merenggut nyawa seorang anggota Ditpolairud, Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lewai (LVVL), akibat tembakan dari rekan sesama polisi berinisial AR.

​Pelaku berinisial AR telah diamankan dan ditahan di Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian sebelumnya menyatakan bahwa motif serta kronologi lengkap penembakan ini masih didalami dan belum sepenuhnya diungkap ke publik.

​Atas peristiwa yang mencoreng institusi penegak hukum ini, Direktur LBH Keadilan, Nurbayu Susandra, angkat bicara dan mendesak adanya pembenahan internal yang komprehensif di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Menurut perempuan yang akrab disapa Sandra ini, kejadian tersebut jauh melampaui batas kriminalitas biasa karena berlangsung di dalam markas aparat dan menggunakan fasilitas dinas.

​”Kasus ini bukan sekadar kriminalitas biasa karena terjadi di fasilitas institusi penegak hukum dan melibatkan penggunaan senjata dinas. Kami mendesak agar penyidik membuka motif serta proses penyidikan secara transparan dan tuntas kepada publik, termasuk mengaudit unsur kelalaian pengawas piket penjagaan,” ujar Sandra, Senin (19/10).

​Lebih lanjut, Sandra menekankan pentingnya langkah konkret berupa audit secara menyeluruh terhadap dua hal krusial di tubuh kepolisian. Pertama, audit penggunaan dan pengawasan senjata api dinas, di mana Standar Operasional Prosedur (SOP) peminjaman, pengambilan, dan pengembalian senjata api di setiap kesatuan harus diperketat secara berlapis dengan menerapkan sistem verifikasi ganda yang ketat. Kedua, audit kesiapan psikologis personel secara berkala dan objektif, yang tidak boleh sekadar menjadi formalitas administratif belaka, melainkan harus benar-benar mampu mendeteksi tingkat stres, kestabilan emosi, serta potensi destruktif dari setiap anggota.

​Selain itu, Sandra juga mengingatkan pentingnya penanganan serius terhadap akar permasalahan psikologis, termasuk dugaan perundungan (bullying) di lingkungan internal. Institusi Polri diminta untuk tegas membersihkan budaya internal yang toksik serta menyediakan saluran pengaduan internal yang aman, independen, dan rahasia bagi anggota yang merasa tertekan atau terancam. (Red.*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Pangandaran – Grup musik independen Indonesia, Float, resmi merilis album rekaman panggung bertajuk Live at Float2Nature 2026 pada Rabu (28/10/2026). Album tersebut mengabadikan suasana konser alam Float2Nature 2026 yang berlangsung di kawasan pesisir Pantai Madasari–Batukaras, Pangandaran, Jawa Barat. Album yang tersedia di berbagai platform streaming digital ini menghadirkan pengalaman musikal berbeda dengan menangkap suasana […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto mengajak komunitas pengemudi ojek online (ojol) agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Masyarakat diimbau memastikan kebenaran kabar terlebih dahulu sebelum mempercayai atau meneruskannya kepada orang lain. Pesan tersebut disampaikan Dadang saat bertemu para pengemudi ojol dalam kegiatan Sabtu Bahagia di depan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 tidak hanya menjadi tempat bagi masyarakat untuk melihat berbagai produk kendaraan listrik terbaru. Memasuki hari kedua penyelenggaraan, pameran ini juga menghadirkan sejumlah program yang memperkenalkan perkembangan teknologi elektrifikasi di berbagai sektor transportasi. Berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, hingga 1 November 2026, PEVS 2026 memberikan pengalaman […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang – Ingin menikmati beragam kuliner khas Nusantara tanpa harus bepergian jauh ke berbagai daerah? Saung Srikandi Pinang di Jalan Rasuna Said, Cipete, Pinang, Kota Tangerang, menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional dari sejumlah daerah di Indonesia. Mengusung konsep saung tradisional dan tempat makan lesehan, restoran ini menghadirkan suasana nyaman di tengah kawasan […]