Trending

Festival Shafara Digiwara 2026 Jadi Panggung Transformasi Digital Daerah di Banten

Redaksi
Redaksi23 Mei 2026 pukul 20.12 WIBDiperbarui 23 Mei 2026 pukul 20.12 WIB
3 menit baca
<p>Peresmian Festival Shafara Digiwara 2026 di Mall BX Change Tangsel, (22/5).</p>
Iklan

Mediakawasan.id, Pondok Aren – Suasana penuh semangat transformasi digital terasa kuat dalam gelaran Festival Shafara dan Digiwara 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia Provinsi Banten di Bintaro XChange Mall Tangsel, pada Jumat (22/5/2026). Ajang ini menjadi ruang apresiasi sekaligus pamer inovasi bagi pemerintah daerah yang dinilai berhasil mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan dan penguatan ekonomi daerah berbasis teknologi.

Festival yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha hingga komunitas ekonomi syariah itu menjadi simbol perubahan besar cara masyarakat bertransaksi di era digital. Dari pembayaran pajak, retribusi daerah, hingga penguatan ekosistem ekonomi syariah, semuanya diarahkan menuju layanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa mengatakan, ekonomi dan keuangan syariah kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, termasuk di Provinsi Banten.

Menurutnya, terdapat lima momentum strategis yang mendorong penguatan ekonomi syariah nasional. Pertama, Indonesia memiliki potensi pasar halal yang besar. Kedua, konsumsi produk halal terus meningkat. Ketiga, industri halal global diproyeksikan terus tumbuh signifikan.

Keempat, keuangan syariah semakin inklusif dan digital. Kelima, Indonesia terus memperkuat posisi sebagai pusat halal dunia melalui dukungan kebijakan dan kolaborasi ekosistem halal.

“Secara data, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional sangat menjanjikan. Aset keuangan syariah nasional diproyeksikan lebih dari Rp2.800 triliun dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 9 persen setiap tahun,” ujar Ameriza.

Ia menambahkan, momentum tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia, termasuk Banten, untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang mandiri, modern, dan berdaya saing global.

“Pada triwulan I 2026, ekonomi Banten tumbuh 5,64 persen. Kami memproyeksikan tahun ini pertumbuhan Banten tetap berada di atas 5 persen, sekitar 5,1 hingga 5,9 persen,” katanya.

Gubernur Banten, Andra Soni, menilai festival ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pemerataan digitalisasi di seluruh wilayah Banten, tidak hanya di kawasan perkotaan.

“Digitalisasi harus menjadi gerakan bersama. Kita ingin masyarakat di seluruh daerah merasakan kemudahan layanan keuangan dan manfaat ekonomi digital secara merata,” ujarnya.

Dalam ajang tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi salah satu daerah yang paling mencuri perhatian setelah berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni kategori Pemerintah Daerah dengan Rasio PDRD Non Tunai Tertinggi dan Pemerintah Daerah dengan Utilisasi Pembayaran Digital Tertinggi.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengatakan penghargaan itu menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dilakukan pemerintah daerah mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Festival Shafara dan Digiwara ini bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi menjadi motivasi bagi daerah untuk terus berinovasi. Kami ingin masyarakat semakin mudah mengakses layanan publik melalui sistem digital,” ujarnya.

Menurut Pilar, digitalisasi transaksi daerah kini terus diperluas ke berbagai sektor pelayanan. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) didorong memanfaatkan sistem pembayaran non tunai agar pelayanan publik semakin praktis dan akuntabel.

Menariknya, dalam forum tersebut Pemkot Tangsel juga mengungkapkan tengah mengkaji peluang penerapan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) berbasis kripto sebagai bagian dari inovasi masa depan.

“Ke depan kita ingin sistem yang semakin cepat, aman, dan transparan. Potensi teknologi digital, termasuk kripto, sedang kami pelajari secara serius,” kata Pilar.

Tak hanya soal digitalisasi pembayaran, Festival Shafara dan Digiwara 2026 juga menyoroti penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Banten. Sejumlah program pengembangan produk halal, literasi keuangan syariah, hingga kolaborasi dengan masjid dan komunitas lokal turut menjadi bagian penting dalam festival tersebut.

Melalui Festival Shafara dan Digiwara 2026, Bank Indonesia berharap pemerintah daerah semakin agresif membangun ekosistem transaksi non tunai sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Bagi masyarakat, festival ini membawa pesan sederhana namun penting: layanan publik kini bergerak menuju era serba digital, cepat, dan tanpa ribet. (Red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Solo – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand XL menghadirkan XL Ultra 5G+ bagi masyarakat Yogyakarta dan Solo, dengan pilihan paket XL prabayar mulai Rp50 ribu hingga PRIORITAS Ultra 5G+ dengan kuota unlimited seharga Rp200 ribu. Dengan kecepatan hingga 500 Mbps, layanan ini menawarkan kuota besar serta berbagai manfaat digital premium, mulai […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Sukabumi – Mencari tempat makan yang menawarkan suasana berbeda bisa menjadi pengalaman tersendiri bagi pencinta kuliner. Di kawasan Karang Tengah, Kota Sukabumi, terdapat Ngopi di Kebon Awi, restoran yang memadukan sajian makanan dan minuman dengan suasana kebun yang asri. Berada di Jalan Ciseureuh Talang, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunungpuyuh, restoran ini mengusung konsep natural […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Tren fashion terus berkembang dengan menghadirkan beragam siluet yang memberikan warna baru pada gaya berpakaian sehari-hari. Setelah celana wide-leg dan baggy jeans mendominasi tren dalam beberapa musim terakhir, kini celana balon atau balloon pants mulai mencuri perhatian para pencinta mode. Memiliki ciri khas potongan mengembang di bagian kaki dan menyempit pada pergelangan, […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Nama Rhoma Irama identik dengan dangdut dan Soneta Group. Namun, di konser Guns N’ Roses World Tour Jakarta 2026, musisi berjuluk Raja Dangdut tersebut akan hadir dalam proyek 9 Dewa Gitar bersama delapan gitaris legendaris Indonesia. Penampilan ini menjadi kesempatan untuk menyoroti sisi musikal Rhoma sebagai gitaris yang memiliki perjalanan panjang di […]