Trending

Perempuan Disebut Jadi Target Strategi Industri Rokok

Redaksi
Redaksi22 Maret 2026 pukul 03.58 WIBDiperbarui 22 Maret 2026 pukul 03.58 WIB
2 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Jakarta – Selama puluhan tahun, industri rokok melakukan berbagai eksperimen untuk menjadikan perempuan sebagai pasar potensial melalui desain produk yang spesifik. Di balik kemasan elegan atau varian rasa yang terkesan “ringan”, terdapat strategi manipulatif yang dirancang untuk menurunkan persepsi risiko kesehatan bagi perempuan.

Dalam momentum Hari Perempuan Internasional, Indonesian Youth Council for Tactical Changes (IYCTC) yang tergabung dalam Koalisi Save Our Surroundings menegaskan bahwa kemajuan perempuan tidak akan optimal selama industri rokok masih mengeksploitasi identitas perempuan serta memperburuk beban ekonomi domestik.

Ni Made Shellasih, Program Manager IYCTC, menjelaskan bahwa industri rokok telah lama melakukan riset mendalam untuk menciptakan produk yang terlihat “ramah” bagi perempuan. Merujuk pada dokumen internal industri rokok yang dipublikasikan dalam studi Carpenter et al. (2005), industri secara sengaja memodifikasi parameter rokok, seperti aroma, kadar nikotin, hingga sensasi hisapan yang lebih halus agar lebih mudah diterima oleh perempuan.

“Industri ini sangat terencana dalam mendesain produknya. Mereka mengatur sedemikian rupa agar rokok terasa tidak tajam di tenggorokan atau menambahkan aroma tertentu untuk menciptakan ilusi bahwa produk ini lebih aman. Padahal, modifikasi tersebut murni taktik pemasaran untuk memperluas pasar ke kelompok perempuan yang sebelumnya bukan perokok,” jelas Shella.

Shella menambahkan bahwa manipulasi ini juga berdampak pada ranah domestik dan menggerogoti kesejahteraan keluarga. “Data Badan Pusat Statistik (BPS) secara konsisten menempatkan rokok sebagai pengeluaran terbesar kedua setelah beras di rumah tangga pra-sejahtera. Ini merupakan kondisi yang memprihatinkan karena hak nutrisi keluarga bisa terabaikan. Dengan fakta bahwa satu dari dua laki-laki di Indonesia adalah perokok, jutaan perempuan terpapar sebagai perokok pasif yang berisiko tinggi secara kesehatan, sekaligus menjadi ‘manajer krisis’ ekonomi rumah tangga karena anggaran tersedot untuk produk berbahaya ini,” tambahnya.

Sementara itu, Tifany Khalisa, Tim Ahli Analisis Kebijakan IYCTC, menegaskan bahwa regulasi yang ada seharusnya mampu menahan agresivitas industri yang telah lama menargetkan perempuan. “Secara kebijakan, kita memang telah memiliki PP 28/2024 tentang Kesehatan. Namun, jika aturan turunannya masih memberikan celah pada penggunaan rasa (flavor) atau iklan yang mengaitkan rokok dengan gaya hidup modern perempuan, maka regulasi tersebut belum efektif dalam melindungi perempuan dari strategi industri yang sudah sangat matang,” ujar Tifany. (Red/rlls)

Iklan
Iklan
Tag:#IYCTC
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta — Pernah nggak kamu membayangkan rasanya kehilangan segalanya dalam semalam? Dikhianati oleh pasangan sendiri, memilih keluar dari pernikahan yang beracun demi menyelamatkan kewarasan, lalu saat mencoba menata masa depan dari nol, dunia justru kembali menghantam dengan fitnah keji dan pelecehan. Bagi banyak perempuan, situasi tanpa ampun ini sering kali memaksa mereka untuk menyerah […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat produksi dalam negeri, memperbaiki tata kelola pangan, dan meningkatkan keberpihakan kebijakan kepada petani. Salah satu capaian yang menonjol adalah percepatan target swasembada pangan, didukung kebijakan dari hulu hingga hilir. Tantangan yang dihadapi […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Serang – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, didampingi kepala Kantor BPN Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Mengunjungi kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten, di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 25 Kota Serang, Banten di Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, Jumat 23 Oktober 2026. […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan, mendorong para santri untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, menguasai teknologi, serta menjaga persatuan dan keberagaman agar dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Pilar dalam Apel Hari Santri 2026 di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, […]