Trending

Dukungan Cabor Menipis, Laporan Pertanggungjawaban Hamka Bisa Ditolak

Redaksi
Redaksi2 Desember 2025 pukul 22.06 WIBDiperbarui 2 Desember 2025 pukul 22.06 WIB
2 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Laporan pertanggungjawaban Ketua KONI Tangerang Selatan (Tangsel), Hamka Handaru, berada di ujung tanduk menjelang Musyawarah Olahraga Kota (MUSORKOT) KONI Tangsel yang akan digelar pada 5 Desember mendatang di Hotel Arosa, Veteran Bintaro.

Hal tersebut menjadi sorotan, karena dinilai berbeda jauh dengan kondisi saat Hamka pertama kali memimpin KONI Tangsel.

Indikasi penolakan laporan pertanggungjawaban tersebut mulai terlihat dari minimnya dukungan cabang olahraga (cabor) kepada Hamka untuk kembali mencalonkan diri sebagai ketua. Dari total 58 cabor yang memiliki hak suara, Hamka hanya mampu meraih 18 surat dukungan.

Jumlah tersebut terpaut sangat signifikan dibandingkan dengan dukungan terhadap kandidat lain. Mahludin atau yang akrab disapa Icha justru menjadi kandidat terkuat dengan memperoleh 32 dukungan cabor. Sementara itu, calon lainnya, Mursinah, hanya mengumpulkan dua dukungan sehingga tidak memenuhi syarat untuk maju sebagai kandidat.

Minimnya dukungan ini memunculkan spekulasi bahwa para ketua cabor sudah tidak lagi sejalan dengan pola kepemimpinan Hamka selama masa jabatannya. Beberapa pihak menilai hubungan internal di tubuh KONI Tangsel mengalami penurunan dan tidak seharmonis ketika awal kepemimpinan.

Tokoh pendiri Kota Tangerang Selatan sekaligus pemerhati olahraga, Hery Sumardi, menilai bahwa kondisi tersebut mencerminkan adanya persoalan dalam komunikasi dan koordinasi yang dibangun Hamka dengan para ketua cabor. Menurutnya, kepemimpinan seorang ketua KONI sangat ditentukan oleh kemampuan merangkul seluruh cabor secara intensif.

“Hamka perlu memperbaiki komunikasinya kepada para pimpinan cabor yang memiliki hak suara. Jika komunikasi terbangun, situasi masih bisa berubah dan para ketua cabor bisa kembali memilih Hamka memimpin KONI Tangsel,” ujar Hery Sumardi.

Hery juga mengingatkan bahwa KONI Tangsel semestinya menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga. Karena itu, hubungan antara pimpinan dan para pengurus cabor harus berjalan secara transparan, intens, serta saling mendukung untuk mendorong prestasi olahraga daerah.

MUSORKOT KONI Tangsel pada 5 Desember mendatang tidak hanya akan menjadi forum formal laporan pertanggungjawaban, tetapi juga momentum penting untuk melihat arah baru pembinaan olahraga di kota tersebut. Dukungan cabor yang menipis terhadap Hamka diperkirakan menjadi faktor krusial yang menentukan hasil akhir musyawarah.

Dengan sorotan publik yang semakin besar, semua mata kini tertuju pada bagaimana para pemilik suara akan menentukan masa depan KONI Tangsel. Keputusan mereka di MUSORKOT nanti akan mempengaruhi wajah olahraga Tangerang Selatan dalam beberapa tahun ke depan. (Red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Anak muda Indonesia semakin akrab dengan AI, termasuk untuk mengeksplorasi ide dan minat kreatif. Tantangannya kini adalah bagaimana memanfaatkan teknologi tersebut untuk menghasilkan karya yang menarik dan berkualitas. Menjawab kebutuhan ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Trimenghadirkan Kelas Kr3asi, program pemberdayaan kreativitas bersama Adobe Express yang membekali pelajar Indonesia dengan keterampilan desain […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Membagi waktu antara sekolah dan latihan menjadi tantangan tersendiri bagi seorang atlet. Namun, kesibukan tersebut tidak menyurutkan semangat Athar Aqila Rasya Nasution dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Atlet muda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang turun di cabang olahraga atletik nomor lompat jauh ini tengah menjalani […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan — Mogul Burger resmi membuka gerai di The Breeze BSD, Selasa (27/10/2026). Brand yang sebelumnya telah hadir di Jakarta dan Medan ini membawa menu burger berbahan daging sapi dan keju cheddar bagi pengunjung di kawasan BSD dan sekitarnya. Mogul Burger didirikan bersama oleh Joeana Simon dan Chris Angkasa. Kata “Mogul” sendiri merujuk […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Dr. Hj. Anis Byarwati, menilai polemik pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap produk pembalut perempuan perlu menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali sensitivitas sosial dalam kebijakan perpajakan. Menurut Anis, persoalan ini tidak cukup dilihat semata-mata dari aspek ketentuan dan administrasi perpajakan. Ada dimensi keadilan […]