Trending

Mengenal Kaki Diabetes dan Cara Tepat Menangani Lukanya

Redaksi
Redaksi8 November 2025 pukul 01.04 WIBDiperbarui 8 November 2025 pukul 01.04 WIB
3 menit baca
<p>dr. Jimmy Tandradynata Sp.PD, MSc, FINASIM.</p>
Iklan

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemia). Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi serius pada organ vital seperti jantung, ginjal, mata, dan saraf. Salah satu komplikasi yang paling ditakuti adalah Kaki Diabetes (Diabetic Foot).

Menurut dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD, MSc, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital BSD, deteksi dini sangat penting agar komplikasi berat seperti amputasi dapat dicegah.

“Kaki diabetes adalah kondisi yang muncul akibat kerusakan saraf dan pembuluh darah pada penderita diabetes yang tidak terkontrol. Luka kecil bisa berkembang menjadi infeksi berat jika tidak dirawat dengan benar,” jelas dr. Jimmy, pada Kamis, (6/11).

Apa Itu Kaki Diabetes?

Kaki diabetes merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai gangguan pada kaki akibat komplikasi diabetes. Kondisi ini mencakup infeksi, luka terbuka (ulkus), kerusakan jaringan, hingga perubahan bentuk kaki.

Dua penyebab utama kondisi ini adalah:

  1. Neuropati perifer (kerusakan saraf) – Penderita kehilangan sensasi nyeri, panas, atau dingin, sehingga luka kecil sering kali tidak disadari.
  2. Penyakit vaskular perifer (kerusakan pembuluh darah) – Aliran darah ke kaki berkurang sehingga proses penyembuhan luka terhambat.

Mengapa Luka di Kaki Diabetes Bisa Berbahaya?

Luka pada kaki diabetes seringkali bermula dari hal sepele, seperti lecet karena sepatu sempit atau menginjak benda tajam. Namun, karena sirkulasi darah buruk dan daya tahan tubuh menurun akibat gula darah tinggi, luka tersebut sulit sembuh dan mudah terinfeksi.

“Gula darah tinggi juga mengganggu fungsi sel darah putih, membuat tubuh sulit melawan bakteri. Akibatnya, infeksi bisa cepat menyebar dan menyebabkan kematian jaringan (nekrosis),” tutur dr. Jimmy.

Perawatan dan Penanganan Luka Kaki Diabetes

Perawatan luka kaki diabetes harus dilakukan secara rutin dan disiplin. Tujuannya adalah menghilangkan infeksi, mempercepat penyembuhan, dan mencegah amputasi.
Langkah-langkah penanganan antara lain:

Menjaga kadar gula darah tetap stabil melalui obat, diet, dan gaya hidup sehat.

Membersihkan luka setiap hari dengan cairan steril (NaCl 0,9%) dan menutupnya dengan pembalut luka modern yang menjaga kelembapan.

Menghilangkan jaringan mati (debridement) oleh dokter untuk merangsang pertumbuhan jaringan baru.

Mengurangi tekanan pada luka (offloading) dengan alat bantu, sepatu khusus, atau kruk.

Mengatasi infeksi dengan antibiotik sesuai hasil kultur bakteri.

Langkah Pencegahan Kaki Diabetes

Pencegahan menjadi kunci utama agar luka tidak muncul atau kambuh kembali. dr. Jimmy menyarankan beberapa langkah penting berikut:

Periksa kondisi kaki setiap hari, termasuk sela-sela jari.

Jaga kebersihan kaki dengan mencuci dan mengeringkan secara menyeluruh.

Gunakan alas kaki yang nyaman dan tertutup, jangan bertelanjang kaki.

Potong kuku dengan hati-hati dan hindari kuku tumbuh ke dalam.

Kendalikan gula darah melalui pengobatan dan gaya hidup sehat.

Segera ke Dokter Jika…

Penderita diabetes disarankan segera memeriksakan diri jika menemukan luka yang tidak membaik dalam 24–48 jam, muncul tanda infeksi seperti bengkak dan nanah, atau jika kaki terasa dingin dan menghitam.

“Penanganan cepat dapat menyelamatkan jaringan kaki bahkan nyawa pasien. Jangan tunggu luka memburuk,” tegas dr. Jimmy.

Konsultasi dengan Spesialis

Untuk mendapatkan penanganan optimal terkait pengelolaan diabetes dan perawatan luka kaki diabetes, masyarakat dapat berkonsultasi dengan dr. Jimmy Tandradynata, Sp.PD, MSc, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Eka Hospital BSD. (Red/rlls)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVII Tingkat Kota Tangerang Selatan pada 6–8 November 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan. Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang Selatan, Chaerudin, mengatakan penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kecintaan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – PT&nbsp;LG Electronics Indonesia&nbsp;(LG) menghadirkan K-House LG ZonaSeru&nbsp;di&nbsp;CGV Central Park Mall, Jakarta, sebagai bagian dari kampanye regional&nbsp;Housewarming by LG. Melalui inisiatif ini, LG mengajak masyarakat mengenal pengalaman AI Home&nbsp;yang semakin dekat dengan keseharian, sekaligus menikmati rangkaian aktivitas&nbsp;K-Lifestyle&nbsp;dan&nbsp;K-Culture&nbsp;yang dirancang interaktif dan edukatif. Kehadiran K-House LG ZonaSeru&nbsp;menjadi wujud upaya LG untuk membangun ruang pengalaman yang […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Dua medali emas menjadi target yang ingin diwujudkan Anggittyas Putri dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Atlet asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini akan berlaga di dua nomor atletik, yakni lempar lembing dan tolak peluru putri. Enam tahun menekuni olahraga atletik menjadi bekal Anggittyas untuk menghadapi kompetisi tersebut. […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong penguatan ekonomi syariah bagi pengurus dan guru majelis taklim melalui pemanfaatan layanan perbankan syariah serta peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat. Upaya tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan dalam kegiatan Pembinaan Ketua dan Guru Majelis Taklim Tingkat Kota Tangerang Selatan di Masjid Jami Al-Barkah, […]