Trending

BRIN Dorong Inovasi Teknologi Hijau di Bidang Metalurgi dan Material untuk Masa Depan Berkelanjutan

Redaksi
Redaksi6 November 2025 pukul 00.38 WIBDiperbarui 6 November 2025 pukul 02.05 WIB
3 menit baca
<p>Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko (tengah podium), membuka ISMM di Puspiptek, (5/11).</p>
Iklan

Mediakawasan.id, Serpong – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Metalurgi, Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material (ORNM) menyelenggarakan Seminar Internasional Metalurgi dan Material (ISMM) 2025, yang tahun ini mengusung tema “Green Technology Innovation in Material, Metallurgy and Energy for Sustainable Future.” Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan ISMM yang ke-6, berlangsung hingga 6 November 2025. Hadir membuka acara, Rabu, (5/11), Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, dan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, M. Fauzan Adziman Ph.D.

Ditemui di sela acara, Kepala Pusat Riset Metalurgi BRIN, Dr. Ika Kartika, menjelaskan bahwa ISMM 2025 tidak hanya menjadi ajang berbagi hasil riset terkini, tetapi juga sarana menjalin kolaborasi internasional.

“Kami berharap melalui seminar ini dapat terjalin kolaborasi yang lebih luas dengan mitra universitas dan industri, baik dalam maupun luar negeri, untuk memperkuat riset dan inovasi di bidang metalurgi dan material,” ujarnya.

Tahun ini, ISMM diselenggarakan bersamaan dengan workshop ISIS Muon Neutron, yang menghadirkan peneliti dari berbagai negara seperti Inggris, Malaysia, dan India. Fokus utama seminar meliputi riset material biokompatibel, material energi, hingga aplikasi material berkelanjutan lainnya.

Lebih lanjut, Dr. Ika mengungkapkan sejumlah capaian riset unggulan dari Pusat Riset Metalurgi BRIN. Salah satunya adalah pengembangan bahan baku baterai litium yang berasal dari pengolahan nikel dan ekstraksi litium dari air laut (brine water).

“Kami telah menemukan potensi litium di beberapa wilayah Indonesia, meskipun kadarnya kecil. Saat ini kami terus memetakan area yang berpotensi untuk dikembangkan,” jelasnya.

Selain itu, tim riset juga berhasil menghasilkan pasir silika dengan kemurnian 99,99 persen, serta mengembangkan paduan logam untuk alat kesehatan, termasuk implant panggul (total hip arthroplasty) yang telah diuji di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan disesuaikan dengan antropometri tulang manusia Indonesia.

Tak hanya itu, kelompok riset korosi dan mitigasi juga telah menciptakan cat anti-fouling berbasis logam tanah jarang (cerium) yang ramah lingkungan untuk aplikasi maritim, sementara tim riset baja dan logam spesial mengembangkan baja laterit hasil olahan nikel laterit untuk kebutuhan transportasi dan energi.

“Kami juga sudah memperoleh lisensi untuk alat ukur clip aneurisma — implan pembuluh darah otak yang berfungsi mencegah stroke — hasil riset anak bangsa,” tambah Dr. Ika.

Dari sisi kerja sama internasional, BRIN telah menandatangani MoU dengan Swinburne University of Technology, Australia, untuk riset bersama terkait pengolahan mineral kritis bahan baku baterai serta pengembangan program degree by research bagi peneliti master dan doktoral.

Sementara itu, Prof. Dr. Ratno Nuryadi, M.Eng, Kepala OR Nanoteknologi dan Material BRIN, menegaskan bahwa riset material dan metalurgi berperan penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dan target net zero emission.

“Kami memiliki 11 pusat riset yang fokus pada pengembangan material, mulai dari biomaterial, komposit, energi, katalisis, hingga polimer dan nanoteknologi. Semua diarahkan untuk mendukung transisi energi dan teknologi hijau,” ujarnya.

Prof. Ratno menambahkan bahwa arah riset BRIN kini menitikberatkan pada pengurangan ketergantungan energi fosil, pengembangan baterai, hidrogen, dan teknologi penyimpanan energi, serta pemanfaatan material lokal yang ramah lingkungan.

“Kami ingin riset tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. Misalnya, riset plastik biodegradable di Pusat Riset Teknologi Polimer yang mudah terurai dan tidak mencemari bumi,” jelasnya.

Melalui ISMM 2025, BRIN menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional berbasis teknologi hijau — mendorong Indonesia menuju masa depan industri material dan energi yang berdaya saing dan berkelanjutan. (Red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang – Menghadirkan hunian yang nyaman dan menarik tidak hanya bergantung pada pemilihan furnitur, tetapi juga bagaimana setiap elemen ditata agar selaras dengan kebutuhan dan gaya hidup penghuninya. Menjawab kebutuhan tersebut, INFORMA dan INFORMA Electronics di bawah naungan PT Home Center Indonesia resmi menghadirkan konsep toko terbaru di Supermall Karawaci, Tangerang. Kehadiran konsep baru […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang – Mengusung konsep warmindo atau warung kopi modern yang nyaman dengan harga terjangkau, Rumipang (Rumah Mi Ropang) hadir untuk meramaikan pilihan kuliner masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya. Tempat kuliner yang didirikan Livona Jeviro ini menawarkan beragam menu, mulai dari mi instan dengan racikan bumbu khas, roti panggang, hidangan nasi, hingga camilan dan minuman […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Apung An-Nur Jakarta yang berlokasi di kawasan Pantai Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, pada hari Jumat, 16 Oktober 2026. Peresmian ini bukan sekadar penambahan bangunan atau fasilitas di Jakarta, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadirkan kota yang semakin baik, manusiawi, dan memberikan ruang […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Yogyakarta – Aktivitas digital masyarakat Yogyakarta dan Solo terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan internet untuk pendidikan, pekerjaan, hiburan, pariwisata, hingga kegiatan usaha. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatat pertumbuhan trafik data internet di wilayah Jogja–Solo sebesar 17% dalam satu tahun terakhir, dengan peningkatan tertinggi terjadi di Kabupaten Sleman sebesar 32%, Kabupaten Bantul 28%, […]