Trending

Jaga Eksistensi Pasar Tradisional, Ini yang Dilakukan Pemkot Tangsel

Redaksi
Redaksi15 Oktober 2024 pukul 23.33 WIBDiperbarui 15 Oktober 2024 pukul 23.33 WIB
3 menit baca
Iklan

Mediakawasan.id, Ciputat – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus menjaga dan meningkatkan eksistensi pasar yang ada di wilayahnya.

Sembilan (9) pasar tradisional yang ada di Tangerang Selatan terus diupayakan menjadi sentra dalam meningkatkan daya beli masyarakat. Dukungan dari Disperindag terus dilakukan dalam menjaga eksistensi pasar-pasar tersebut.

“Kita punya Pasar Jombang, Pasar Serpong, Pasar Bintaro, Pasar Ciputat, Pasar Jengkol, Pasar Cimanggis, Pasar Kita Pamulang, Pasar Reni, dan Pasar Gintung, ini yang harus terus kita jaga dan tingkatkan eksistensinya,” ucap Kepala Disperindag Tangsel Abdul Aziz dari keterangan yang didapat, pada Minggu (13/10/2024).

Upaya yang dilakukan oleh Disperindag Tangsel dalam menjaga eksistensi pasar yakni soal tata kelola, memberikan perlindungan, memberdayakan pasar tradisional hingga menjaga daya beli masyarakat.

“Memang tak bisa dipungkiri bahwa pasar-pasar modern terus bertumbuh. Oleh karenanya, pemerintah juga mengambil langkah dalam menjaga eksistensi pasar tradisional,” ujarnya.

Tak hanya itu, Disperindag juga terus berupaya menata pasar-pasar tradisional lewat revitalisasi.

Revitalisasi ini tentunya akan mengubah pasar tradisional yang dianggap kotor, bau, kumuh, menjadi tempat yang bersih dan nyaman. Serta memastikan para pedagang tidak ada lagi yang berjualan di bahu jalan.

“Seperti di Pasar Ciputat ya, saat ini sedang direvitalisasi guna apa memfasilitasi pedagang di luar pasar agar berdagang di dalam area pasar,” ujar Abdul Aziz.

“Saat ini sedang dilakukan planning pengisian los dan karena kios yang ada dimiliki oleh perorangan maka kita perlu lakukan komunikasi untuk sinergitas pemanfaatan yang sesuai dengan penjualan bahan pokok sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kepala Disperindag Tangsel mengaku banyak tantangan dalam mengupayakan merevitalisasi pasar tradisional. Tetapi, berbagai langkah juga disiapkan terutama bagaimana menjalin sinergi yang baik dengan para pedagang agar tujuan baik tersebut dapat tercapai.

“Pasti ada kendalanya, karena kan ini mengubah kebiasaan ya, jadi kita terus lakukan pendekatan-pendekatan, tujuan kita baik agar apa? eksistensi pasar terus terjaga, kan yang diuntungkan juga para pedagang itu sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Disperindag Tangsel terus menjaga kualitas dan harga yang ada di pasar tradisional. Mulai dari operasi pasar hingga pengawasan terkait alat ukur yang digunakan oleh pedagang.

“Kita lakukan kegiatan tera dan tera ulang terhadap alat ukur para pedagang setiap tahun, sehingga para pembeli yakin jumlah berat barang sesuai dan konsumen merasa terlindungi dan kegiatan jual beli dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.

Bahkan dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, Disperindag juga terus mendorong pedagang agar memanfaatkan hal tersebut.

“Saat ini banyak orang kan malas ya ke pasar karena bisa dari genggaman handphone nih apa yang mau kita beli. Nah, ini yang harus juga kita dorong, kenapa enggak para pedagang mau terbuka misal ada yang pesen seperti itu ya kita lakukan,” ucap Kadisperindag Tangsel.

Terlebih saat ini, Disperindag Tangsel juga memanfaatkan sistem berbasis website untuk memberikan informasi terkait harga-harga bahan pokok yang sumbernya diambil dari pasar-pasar tersebut. (Red/*)

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – Setiap orang memiliki janji untuk memberikan yang terbaik dan melindungi orang-orang terkasih. Meskipun begitu, janji tidak selalu diwujudkan melalui kata-kata, melainkan seringkali hadir lewat tindakan yang konsisten guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Bagi keluarga Indonesia, salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah ketika perlindungan dapat hadir saat risiko terjadi. […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jalarta – Perlindungan pekerja migran Indonesia perlu dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan, termasuk melalui pemeriksaan kesehatan yang memenuhi standar. Untuk mendukung upaya tersebut, Rumah Sakit Tria Dipa memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui pengembangan layanan medical check-up (MCU) bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tamgerang Selatan – Puncak peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi momentum bagi seluruh kader untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, menegaskan bahwa Golkar harus terus hadir bersama rakyat melalui karya nyata dan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Airin mengatakan, kekompakan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Serang – Ketua Panitia Konferensi didampingi Ketua PWI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyerahkan berkas verifikasi anggota PWI Kota Tangsel kepada Wakil Ketua Organisasi PWI Provinsi Banten di Kantor Sekretariat PWI Provinsi Banten, Senin (19 Oktober 2026). Ketua Panitia Konferensi PWI Kota Tangsel, Irawan Aprilian mengatakan bahwa berkas verifikasi keanggotaan telah diterima dengan keadaan baik […]