Trending

Erick Ungkap 3 Strategi Kejar Ketertinggalan Ekonomi Umat

Redaksi
Redaksi16 Desember 2021 pukul 11.55 WIBDiperbarui 7 Januari 2022 pukul 09.17 WIB
3 menit baca
Iklan

MKD.co.id, JAKARTA -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir, mengungkapkan tiga strategi untuk menyeimbangkan dan mengejar ketertingalan ekonomi umat.

Dia menjelaskan, ketiga strategi tersebut yaitu Muslim berkarya, melibatkan pesantren sebagai mercusuar umat Muslim harus bisa berdaya saing dalam berkarya.

Menurutnya, selama ini umat Islam masih kalah di bidang ekonomi. ‘’Muslim berkarya, yang selama ini mohon maaf kalah,’’katanya, dalam Rapat Pleno Kongres Ekonomi Umat II Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (11/12). Erick lanjutkan, mengenai strategi yang melibatkan pesantren yang akan dijadikan sebagai mercusuar peradaban. Dia menceritakan, saat beberapa kali turun ke pondok pesantren bersama Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan, dia melihat pesantren Al-ittifaq, Ciwidey Bandung, yang mandiri secara ekonomi. Di pesantren tersebut, dia melihat bahwa pesantren Al-Ittiqaf membangun pertanian agroponik yang melibatkan penduduk sekitar. ‘’Saya beberapa kali bersama pak Sekjen, melihat salah satunya di Ciwedey, Ponpes Al-Ittifaq, pesantren tersebut membangun pertanian, berdasarkan agroponik melibatkan penduduk sekitarnya dan alhamdulillah yang diproduksi dan dijual ke market, ke pasaran itu selalu kurang,’’tambahnya. Erick menambahkan, pesantren tersebut sampai bekerjasama dengan pesantren lainya di Jawa Barat bahkan sampai di Lampung. Menurutnya, inilah alasan mengapa pihaknya terus mendorong terwujudnya ekosistem ini. ‘’Nah inilah contoh kita harus kembalikan pesantren ini tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan pembangunan akhlak, tetapi bagaimana pesantren bisa hidup bersama,’’ jelasnya.Kemudian, dia menjelaskan mengenai strategi ketiga untuk membangun infrastruktur. Menurutnya, BUMN harus berpihak dan mengintervensi UMKM dengan cara membangun infrastruktur. Selain itu, dia juga menyebut bahwa financial Syariah juga harus dikembangkan. ‘’BUMN harus berpihak, harus bisa mengintervensi, seperti yang telah disampaikan, kita membangun dan berpihak kepada UMKM. Ini ekonomi umat salah satunya, financial Syariah menjadi salah satu pilihan yang harus dikembangkan,’’ kata dia. Sementara itu, Wasekjen MUI Bidang Pengembangan Ekonomi Umat, Azrul Tanjung, menyampaikan tujuan Kongres Ekonomi Umat II yaitu arus baru ekonomi Indonesia berfokus pada redistribusi lahan dan pendanaan usaha mikro ultra mikro. Arus baru ekonomi merupakan tujuan utama dari Kongres Ekonomi Umat I 2017 dan dipertegas pada Kongres Ekonomi Umat II yang berlangsung mulai Jumat (10/12) sampai Ahad (12/12) tahun ini. “Arus baru ekonomi umat bertujuan meningkatkan ekonomi dan mengambil hak-hak umat sebagaimana arahan dari Ketum MUI Ketujuh KH. Maruf Amin, ” ujar Azrul, saat memberikan materi dalam Kongres Ekonomi Umat II, Jumat (10/12) di Hotel Sultan, Jakarta. Dia mengungkapkan, fokus arus baru ekonomi itu sejalan dengan hasil diskusi antara Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH Ma’ruf Amin, dan Presiden RI, Joko Widodo. “Pak Jokowi meminta kemitraan pada Arus Baru Ekonomi Indonesia. Dua hal yang disejui adalah redistribusi aset dan kedua tentang pembiayaan ultra mikro, ” ujarnya. Menurut Azrul, dua hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan kekuatan ekonomi umat. Arus baru ekonomi umat, ujar dia, harus terus diperjuangkan dengan tujuan untuk kebangkitan umat. Dia menyampaikan, ajaran agama Islam mengajarkan pentingnya umat Islam membangkitkan ekonomi dengan jalan berbisnis. Kalau bisa, kata dia, bisnis menjadi budaya umat Islam. Banyak perintah agama baik di Alquran maupun hadist yang menekankan untuk berbisnis dalam arti yang cukup luas. Khusus terkait pembangunan usaha mikro dan ultra mikro, Azrul menambahkan, perlu adanya sentuhan kearifan lokal di dalamnya. Kearifan lokal itulah yang menurut Azrul bisa memberikan nilai tambah pada berbagai komoditi unggulan Indonesia. “Negara kita punya banyak keunggulan komparatif. Itu yang kita sebut sebagai kearifan lokal. Kearifan lokal bisa kita manfaatkan misalnya di dalam kopi dan budaya, ” ujarnya.*KOMISI INFOKOM MUI*

Iklan
Iklan
RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang – Dalam rangka menyambut momentum 11.11, Sapphire Sky Hotel BSD Tangerang menghadirkan penawaran spesial bertajuk “11.11 Sapphire Mega Sale”, sebuah promo menginap eksklusif yang memberikan kesempatan bagi para tamu untuk menikmati pengalaman staycation nyaman dan menyenangkan bersama keluarga maupun orang terdekat dengan harga istimewa. Melalui promo ini, tamu dapat menikmati pengalaman menginap selama […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang – Setiap anak memiliki bakat dan potensi luar biasa yang layak mendapatkan kesempatan untuk bersinar. Mendukung pengembangan kreativitas dan keberanian anak dalam berekspresi, Sapphire Sky Hotel Karawaci berkolaborasi dengan Purwa Caraka Music Studio menghadirkan “Kids Singing Competition Vol. 1”, sebuah kompetisi menyanyi yang ditujukan bagi anak-anak berusia 9–14 tahun. Acara ini akan diselenggarakan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVII Tingkat Kota Tangerang Selatan pada 6–8 November 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan. Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang Selatan, Chaerudin, mengatakan penyelenggaraan MTQ menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kecintaan […]

RedaksiRedaksi

Mediakawasan.id, Jakarta – PT LG Electronics Indonesia (LG) menghadirkan K-House LG ZonaSeru di CGV Central Park Mall, Jakarta, sebagai bagian dari kampanye regional Housewarming by LG. Melalui inisiatif ini, LG mengajak masyarakat mengenal pengalaman AI Home yang semakin dekat dengan keseharian, sekaligus menikmati rangkaian aktivitas K-Lifestyle dan K-Culture yang dirancang interaktif dan edukatif. Kehadiran K-House LG ZonaSeru menjadi wujud upaya LG untuk membangun ruang pengalaman yang […]